RESKEU.ORG, Jakarta – Target penerimaan pajak dalam Rancangan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018 sebesar Rp 1.609,4 triliun.

Yustinus, Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), menyatakan bahwa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dinilai mampu meningkatkan penerimaan pajak.

Yustinus berpendapat, secara psikologi wajib pajak tidak senang membayar pajak disebabkan adanya kebijakan withholding tax yang memotong pajak ketika penghasilan didapatkan.

Namun masyarakat tidak berkeberatan jika dipunggut PPN. Sebab PPN dipungut pada barang yang dibeli masyarakat. Dengan sukarela mereka akan membayarnya.

Pemungutan PPN semua barang bisa menjadi jurus ampuh pencapaian target pajak 2018.

Sumber: kontan.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here