RESKEU.COM, Jakarta – Kuasa hukum PT Nyonya Meneer, Ronal Sinaga, sekaligus menampik tudingan perusahaan jamu tertua di Indonesia itu sedang bangkrut karena dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri Semarang. Sebab perusahaan kliennya masih memiliki asset Rp 16 triliun.

Ronal Sinaga mempertanyakan dan mengungkapkan keheranannya kepada majelis hakim yang memutuskan kepailitan PT. Nyonya Menner. Menurutnya PT Nyonya Meneer sebelumnya disebut berutang kepada Hendrianto, rekanan kerja perusahaan, senilai Rp 7,04 miliar. Tetapi saat ini aset perusahaan masih sangat besar dibanding dengan klaim hutang tersebut.

Tentang tunggakan BPJS Ketenagakerjaan, Ronal tidak mengetahui secara rinci total tunggakan BPJS Ketenagakerjaan Nyonya Meneer.

“Masalah itu sudah clear, tetapi dengan adanya (keputusan pailit), perusahaan terpaksa ditutup,” ucapnya. Saat ini perusahaan sudah tidak boleh beroperasi. Imbasnya, sekitar 1.100 karyawan diperkirakan menganggur.

Jumat ini, Ronal sebagai kuasa hukum perusahaan PT. Nyonya Meneer akan membahas masalah tersebut dengan kreditor dan kurator. Pihaknya akan mengikuti aturan pengembalian perusahaan, termasuk memberi jaminan kepada karyawan. Setelah itu baru mengajukan kasasi terkait dengan putusan pengadilan tersebut.

Pada tahun 2015 perusahaan pernah melakukan kesepakatan perdamaian dengan Hendrianto tentang masalah utang. Kesepakatan itu menyatakan PT. Nyonya Meneer memiliki utang kepada Hendrianto sekitar Rp 7,04 miliar.

Sesuai kesepakatan perdamaian itu, PT Nyonya Meneer wajib membayar hutang sesuai dengan kesepakatan. Namun setelah waktu berjalan perusahaan memiliki penafsiran lain terhadap perjanjian tersebut. Pihak Hendrianto kemudian mengajukan pembatalan homologasi atau istilah yang dipakai atas persetujuan perjanjian antara kreditor dan debitor.

“Sesuai dengan hukum yang berlaku memang diperbolehkan mengajukan pembatalan homologasi,” kata Ronal. Anehnya, tak lama kemudian, PT. Nyonya Meneer dinyatakan pailit oleh pengadilan. Saat ini, Presiden Direktur PT Nyonya Meneer Charles Saerang sedang mengajukan kasasi atas kasus ini.

(ADM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here