JAKARTA, RESKEU.ORG – Keputusan final Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) sangat dinantikan semua pihak. Investor dan pelaku bisnis menuggu kabar kapan BI menurunkan suku bunga acuan, BI 7-days reverse repo rate.

Menurut Menko Perekonomian, Darmin Nasution, mengacu pada kondisi perekonomian terkini dan risiko dari global sebenarnya saat ini merupakan waktu yang tepat untuk menurunkan suku bunga acuan.

Gayung bersambut, Gubernur BI, Agus Martowardojo sudah lama mewacanakan penurunan suku bunga acuan BI tersebut.

Suku bunga acuan BI sekarang berada di level 4,75%. Dan BI tetap mempertahankan di angka tersebut sejak Oktober 2016 lalu.

Kondisi dalam negeri tidak begitu buruk. Inflasi Juli 2017 terkendali dengan capaian 0,22% (mtm), lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata inflasi pasca lebaran tiga tahun terakhir sebesar 0,28% (mtm).
Secara tahun kalender, maka inflasi 2,60% (ytd) atau secara tahunan mencapai 3,88% (yoy).

Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,01% pada semester I-2017, masih masuk dalam perkiraan BI yang sebesar 5-5,4% walaupun diposisi terbawah.

Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) triwulan II-2017 tercatat surplus sebesar US$ 700 juta ditopang oleh surplus transaksi modal dan finansial yang lebih besar dari defisit transaksi berjalan. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Juli 2017 tercatat US$ 127,76 miliar.

Nilai tukar rupiah bergerak stabil dalam setahun terakhir, pada kisaran Rp 13.300. Tidak ada pergerakan yang begitu signifikan, sekalipun Bank Sentral AS Federal Reserve (The Fed) beberapa kali menaikkan suku bunga acuan.

Menurut ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BCA), David Sumual, data yang tersaji hingga sekarang, cukup untuk menjadi landasan penurunan suku bunga acuan.

Keberanian Bi menurunkan suku bunga acuan dinantikan semua pihak sebab kebijakan tersebut sangat dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Negara lain seperti India baru saja menurunkan suku bunga acuan dan direspons positif oleh pasar.

Kapan BI berani menurunkan suku bunga acuan?

Sumber: detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here